Welcome to my blog...blog ini dibuat sekedar untuk mengisi waktu dan Menyalurkan hobby saya yang suka berlama-lama depan komputer.

Sabtu, 04 Oktober 2008

@Perayaan Idul fitri di berbagai Negara

. Sabtu, 04 Oktober 2008

Selain dari esensinya sebagai penanda berakhirnya puasa dan tanda penyucian diri setelah menahan nafsu, Idulfitri adalah sebuah perayaan dunia.

Idulfitri di Indonesia adalah perayaan terbesar bagi bangsa dan mungkin juga perayaan Idulfitri paling meriah di dunia. Sangat khas. Ditandai dengan takbir akbar pada hari terakhir puasa, takbiran keliling dengan kendaraan terbuka dan bedug, dilanjutkan dengan salat id di lapangan-lapangan esok paginya.

Hari Lebaran dibuka dengan acara halalbihalal, sebuah ciri khas perayaan Hari Raya Idulfitri di Indonesia. Mudik, sungkem ke orang tua dan saling memaafkan dengan kerabat dan rekan. Makanan khusus pun ikut meramaikan suasana Idulfitri: ketupat dan opor. Makanan disajikan kepada semua tamu, tanpa peduli kerabat ataupun bukan.

Baju baru adalah tradisi lain, terutama untuk anak-anak, sementara baju koko atau batik dilengkapi sarung serta baju muslim wanita dan kerudung menjadi pilihan hampir semua dewasa. Ada sugesti bahwa tanpa baju baru tak lengkap rasanya.

Di kampung-kampung, para pemuda menyulut petasan (meskipun dilarang) dan orang tua memberi uang kepada cucu atau kerabat yang masih kecil. Pejabat publik membuka lebar pintu rumah mereka, open house, sebuah kebiasaan politik baru.

Satu hal yang bisa membuat perayaan Lebaran berkurang kenikmatannya, jika beberapa organisasi dakwah menetapkan jatuhnya hari Idulfitri pada tanggal yang berbeda-beda.

Malaysia, Singapura, dan Brunei

Lebaran di ketiga negara ini dinamai Hari Raya Aidil Fitri. Di kampung-kampung, masyarakat menyulut pelita (obor) dan mudik Lebaran dari kota ke desa juga merupakan hal yang lumrah, dinamakan balik kampung. Ucapan Lebaran yang jamak adalah "mohon maaf zahir dan batin" atau "Salam Aidil Fitri".

Makanan khas Lebaran adalah: ketupat, dodol, dan lemang. Laki-laki mengenakan baju melayu lengkap dengan peci, sementara para wanita mengenakan baju kurung.

Di Malaysia, kunjungan ke kuburan orang tua kemudian membacakan Surat Yasin adalah hal yang jamak dilakukan di hari Lebaran, kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi ke kerabat.

China

Di sebuah negara yang menganut sistem politik komunis, perayaan Idulfitri tetaplah meriah, meskipun terbatas sesuai jumlah muslim di China yang tidak banyak. Di Xinjiang, pagi di hari Idulfitri sekitar 1.000 muslim melakukan salat id. Para pria mengenakan jas khas dan kopiah putih, dan para wanita mengenakan baju hangat dan kerudung setengah tutup.

Pesta makan diisi dengan masak besar untuk seluruh jemaah yang hadir diikuti dengan makan bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan saling mengunjungi kerabat dan silaturahmi. Acara juga diisi dengan bersih-bersih makam dan pembacaan doa di makam kerabat. Hal yang menjadi ciri khas Lebaran di sana adalah upacara mengenang pembantaian umat muslim oleh Dinasti Qing dan juga selama revolusi kebudayaan.

Amerika Serikat 

Perayaan Lebaran di Amerika adalah sebuah aktivitas yang tidak semeriah di daerah-daerah lain di dunia. Terkadang muslim di sini bahkan tidak sadar besok akan masuk Idulfitri sebelum malam telah berganti. Karena tanda masuknya bulan Syawal ditentukan oleh posisi bulan, sering jatuhnya Lebaran berbeda antara wilayah pesisir bagian barat dan pesisir timur. Di Amerika, jatuhnya Lebaran diberitahukan oleh komunitas muslim setempat melalui e-mail, telepon maupun pengumuman lewat website.

Keluarga muslim di Amerika akan bangun pagi-pagi, sarapan kemudian berangkat ke masjid, ballroom hotel, ataupun lapangan untuk mengikuti salat id. Pakaian yang dikenakan terkadang beragam sesuai asal pemakainya (mayoritas muslim di sana adalah imigran).

Selesai salat, dilanjutkan dengan saling mengucapkan selamat antarjemaah, Happy Eid atau Eid mubarak adalah ucapan yang paling sering disampaikan. Saling bersilaturahmi dilakukan terhadap kenalan dekat dan kerabat.

Karena Idulfitri bukan libur nasional, perayaan pun menjadi tidak sehangat di tempat lain. Namun, Empire State Building pernah diwarnai hijau untuk menghormati datangnya Idulfitri di tahun 2007.

India, Pakistan, dan Bangladesh

Malam terakhir di bulan puasa di sini disebut malam Chand Raat (malam bulan). Penduduk akan memenuhi mal dan pusat belanja untuk belanja baju pada kesempatan terakhir, para wanita akan mengecat tangan mereka dengan cara tradisional henna, dan mengenakan pakaian yang warna-warni.

Eid mubarak adalah ucapan yang paling populer. Orang tua akan memberikan uang kepada anak-anak kerabat atau cucu, uang pemberian ini dinamakan Eidi.

Pagi hari saat Idulfitri, pakaian baru bagi yang mampu membeli akan dikenakan dan mereka akan pergi ke masjid atau lapangan tempat salat id digelar, disebut Eidgah. Sesudah salat, acara berkumpul dilaksanakan untuk masing-masing keluarga besar. Tradisi nyekar ke makam pun juga ada.

Makanan yang paling banyak tersedia bernama sivayyan, berupa mi vermicelli. Setelah berkumpul dan nyekar, perayaan dilanjutkan dengan acara pergi ke taman atau lapangan di mana digelar festival khusus, karnaval dan kembang api. Jika di Indonesia semua rumah makan tutup di hari Lebaran, di sini semua rumah makan akan dipenuhi pengunjung.

Turki

Lebaran di Turki dikenal dengan istilah Bayram, dan ucapan khas Lebaran adalah Bayraminiz Kutlu Olsun atau Bayraminiz M'barek Olsun (Semoga bayram-mu menjadi berkah). Perayaan besar ditandai dengan silaturahmi, mengenakan baju baru dan saling mengunjungi. Acara nyekar lebih semarak di sini, ditandai dengan pasar bunga untuk nyekar selama 3 hari berturutan.

Jika di Indonesia dikenal sungkem, di Turki hal ini dilakukan dengan orang tua mencium tangan kanannya lalu kemudian dipegangkan di dahi anaknya sambil mengucap doa Lebaran. Selain zakat fitrah, penggalangan dana bagi kaum miskin dilakukan dengan acara sosial sampai pertunjukan hiburan.

Iran

Karena muslim Iran adalah pengikut ajaran Syiah, Idulfitri di Iran adalah perayaan personal dan kurang semarak. Dihiasi dengan salat id berjemaah di masjid dan lapangan kemudian dilanjutkan dengan acara silaturahmi keluarga. Acara ditutup dengan pemberian makanan dari keluarga kaya kepada yang papa.

Eropa

Rata-rata perayaan Lebaran di negara-negara Eropa yang memiliki komunitas muslim sangat jauh dari kemeriahan. Karena Idulfitri bukanlah hari libur resmi, muslim di negara ini harus tetap bekerja/sekolah sebagaimana hari biasanya. Muslim akan berusaha mengambil cuti di hari ini supaya tetap bisa mengikuti salat id dan berkumpul dengan sesama muslim di masjid, kemudian berkumpul bersama keluarga di rumah.

Berdasarkan pengalaman penulis, kegiatan Idulfitri yang paling semarak malah akan terjadi di kantor kedutaan besar RI di negara-negara Eropa.

Meskipun tradisi dan kemeriahannya beragam daru satu tempat ke tempat yang lain, yang pasti esensi Idulfitri di semua tempat adalah sama: membuka kesucian diri dan merayakan kemenangan melawan nafsu. Bagaimana dengan Lebaran di tempat Anda?

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

bagi semua yang sudah membaca,harap memberi komentar apa adanya,demi menambah motivasi agar bisa menampilkan artikel yang lebih bermanfaat lagi...

 
Nama_Blog_Anda is proudly powered by Blogger.com | @CopyRight 2008