Welcome to my blog...blog ini dibuat sekedar untuk mengisi waktu dan Menyalurkan hobby saya yang suka berlama-lama depan komputer.

Rabu, 29 Oktober 2008

@Top 10 Mayat Berusia Ratusan Bahkan Ribuan Tahun Yg tidak Membusuk

. Rabu, 29 Oktober 2008

1. Saint Bernadette of Lourdes, Usia Mayat 129 tahun,Meninggal tahun 1879
St Bernadette was born Bernadette Soubirous in Lourdes, France. From February to July 1858, she reported eighteen apparitions of “a Lady.” Despite initial skepticism from the Roman Catholic Church, these claims were eventually declared to be worthy of belief after a canonical investigation. After her death, Bernadette’s body remained “incorruptible”, and the shrine at Lourdes went on to become a major site for pilgrimage, attracting millions of Catholics each year.

2. Saint John Vianney,Usia mayat 149 tahun,meninggal tahun 1859
St. Jean Baptiste Marie Vianney (May 8, 1786 - August 4, 1859) was a French parish priest who became a Catholic saint and the patron saint of parish priests. He is often referred to, even in English, as the “Curé d’Ars” (the parish priest of the village of Ars). He became famous internationally for his priestly and pastoral work in his parish due to the radical spiritual transformation of the community and its surroundings.

3. Saint Teresa Margaret,usia mayat 238 tahun.meninggal tahun 1770
March 19, 1934, Pope Pius XI entered Blessed Teresa Margaret of the Sacred Heart in the register of saints. In Germany, the new saint is virtually unknown outside of the Carmelite Order. Her life was quiet and hidden. She died on March 7, 1770 at the age of 22, and of this short lifespan, she spent five years in the Carmelite monastery in Florence. She performed no brilliant, attention-getting deeds, nor did her reputation reach the wider world. She spent her life living quietly and with virtue.

4. Saint Vincent de Paul,usia mayat 348 tahun,meninggal tahun 1660
Saint Vincent de Paul studied humanities at Dax with the Cordeliers and he graduated in theology at Toulouse. Vincent de Paul was ordained in 1600, remaining in Toulouse until he went to Marseille for an inheritance. On his way back from Marseille, he was taken captive by Turkish bajaken to Tunis, and sold into slavery. After converting his owner to Christianity, Vincent de Paul was freed in 1607. Vincent returned to France and served as priest in a parish near Paris. n 1705 the Superior-General of the Lazarists requested that the process of his canonization might be instituted. On August 13, 1729, Vincent was declared Blessed by Benedict XIII, and canonized by Clement XII on June 16, 1737. In 1885 Leo XIII gave him as patron to the Sisters of Charity.

5. Saint Silvan Died circa 350
There is little known about Saint Silvan except that he was martyred (killed for his faith). Considering his body is over 1,600 years old, it is remarkably preserved

6. Saint Veronica Giuliani,usia mayat 281 tahun,meninggal tahun 1727
Saint Veronica Giuliani (Veronica de Julianis) (1660-July 9, 1727) was an Italian mystic. She was born at Mercatello in the Duchy of Urbino. Her parents, Francesco Giuliana and Benedetta Mancini, were both of gentle birth. In baptism she was named Ursula. According to the Catholic Encyclopedia, she showed signs of sanctity from an early age. Her legend states that she was only eighteen months old, she uttered her first words to upbraid a shopman who was serving a false measure of oil, saying distinctly: “Do justice, God sees you.”

7. Saint Zita,usia mayat 736 tahun,meninggal tahun 1272
Saint Zita (c. 1212 - 27 April 1272) is the patron saint of maids and domestic servants. She is also appealed to in order to help find lost keys. Zita often said to others that devotion is false if slothful. She considered her work as an employment assigned her by God, and as part of her penance, and obeyed her master and mistress in all things as being placed over her by God. She always rose several hours before the rest of the family and employed in prayer a considerable part of the time which others gave to sleep.

8. Saint John Bosco,Usia mayat 120 tahun,meninggal tahun 1888
Saint Don Bosco, born Giovanni Melchiorre Bosco, and known in English as John Bosco (August 16, 1815 – January 31, 1888), was an Italian Catholic priest, educator and recognized pedagogue, who put into practice the dogma of his religion, employing teaching methods based on love rather than punishment. He placed his works under the protection of Francis de Sales; thus his followers styled themselves the Salesian Society. He is the only Saint with the title “Father and Teacher of Youth”.

9. Blessed Pope Piux IX,Usia mayat 130 tahun,meninggal tahun 1878
Pope Pius IX (May 13, 1792 – February 7, 1878), born Giovanni Maria Mastai-Ferretti, reigned as Pope of the Roman Catholic Church from his election in June 16, 1846, until his death more than 31 years later in 1878. Pius IX was elected as the candidate of the liberal and moderate wings on the College of Cardinals, following the pontificate of arch-conservative Pope Gregory XVI. Initially sympathetic to democratic and modernizing reforms in Italy and in the Church, Pius became increasingly conservative after he was deposed as the temporal ruler of the Papal States in the events that followed the Revolutions of 1848.

10. Blessed Pope John XXIII,Usia mayat 45 tahun,meninggal tahun 1963
Pope John XXIII (Latin: Ioannes PP. XXIII; Italian: Giovanni XXIII), born Angelo Giuseppe Roncalli (November 25, 1881 – June 3, 1963), was elected as the 261st Pope of the Catholic Church and sovereign of Vatican City on October 28, 1958. He called the Second Vatican Council (1962-1965) but did not live to see it to completion, dying on June 3, 1963, two months after the completion of his final encyclical, Pacem in Terris. He was beatified on September 3, 2000, along with Pope Pius IX, the first popes since Pope St. Pius X to receive this honour.

Anda Bisa Percaya atau tidak,silahkan keluarkan komentar anda...Saya sendiri no comment......
sebagai bahan pertimbangan:
Beberapa argumen yang bisa diajukan untuk para skeptis

*)Asumsi skeptis pertama:
Situsasi alamiah (bukan supranatural) kuburan yang mendukung peristiwa Incorrupted bodies

Pembuktian yang harus mereka lakukan:
1. mayat St Bernadette haruslah tidak mengalami oksidasi --->[url]http://www.catholicpilgrims.com/lourdes/[/url]... sebaliknya: Rosario St Bernadete teroksidasi ---> situasi semacam ini sudah seharusnya membusukkan jasad St. Bernadette tetapi ternyata Jasad bernadette tidak membusuk.

2. Survei jasad2 lain di daerah pemakaman yang sama, Jika benar Incorrupted bodies dikarenakan peristiwa alamiah, maka jasad lainpun di daerah yang sama seharusnya mengalami Incorrupted bodies

*)Opini Skeptis yang kedua:

Pembuktian yang harus mereka lakukan:
1. Bagian yang tidak dililin harus mengalami corruption Bodies, maka asumsi mereka dibenarkan bahwa incorruption bodies terjadi hanya karena pelilinan.

Tapi sayang sekali, bagian yang tidak dililinpun tetap utuh, bagian ini tidak dapat disangkal para skeptis

contoh jelas adalah John Vianney([url]http://home.gwi.net/~thefinns/patrick/ar[/url]... ) yang dililin hanya wajahnya, bagian lain tidak. Toh yang tidak membusuk bukan cuma wajahnya, bagian lain juga "ikut awet"
Disamping itu jantungnya juga mengalami Incorruption...[url]http://www.smwa.org/documents/Heart_St_J[/url]...

Bagian lain yang tidak membusuk adalah organ dalam, ini penting sebab pengawetan buatan benar2 berhasil hanya kalau organ dalamnya dikosongkan, jika tidak maka bagian organ dalam akan hancur dan tubuh mereka seharusnya mengempis, dan dari mata hidung serta mulut mengeluarkan berbagai cairan sehingga lilinpun bisa rusak. Maka untuk mensukseskan pengawetan buatan, bagian organ dalam harus dikeluarkan (Mummy) tetapi kita bisa lihat sendiri bagaimana berbedanya kondisi Mummy dengan Para Kudus

Hal inipun tidak bisa dijawab skeptis
2. Lilin yang digunakan haruslah memang berfungsi sebagai pengawetan. Sejauh yang aku baca, pelilinan lebih dimaksudkan untuk tata rias Jasad, bukannya untuk mengawetkan. Karenanya, pelilinan agaknya tidak bisa mengawetkan jasad, hanya saja sebagai kosmetik, hanya saja lilin sifatnya awet sehingga para Kudus tidak perlu di permak terus menerus. artinya sekalipun lilin sifatnya sangat lama, apabila tubuh tidak diberi karunia Incorrupted bodies, tubuh tetap akan merusak

maka mereka harus melakukan percobaan dengan jenis lilin yang sama atas jasad lain selama 10 tahun saja dan kemudian dilihat bagaimana hasilnya apakah sebanding dengan para Kudus.

Anehnya pembuktian ini tidak dilakukan oleh Skeptis
Hal yang tidak diperhatikan oleh skeptis
Mereka lupa kalau ada beberapa fenomena Jasad Para Kudus bukan cuma tidak membusuk, tetapi masih ada fenomena lain: mereka mengeluarkan bau harum ataus etidak-tidaknya tidak mengeluarkan bau busuk. keharuman di sana bukan keharuman yang bisa ditemui di dunia ini, karena itu diberi nama "Keharuman surgawi"

Kalau skeptis berasumsi itu adalah keharuman buatan, maka mereka harus membuat/ menemukan parfum/ wewangian yang sama , jika sudah ditemukan (kalau memang ketemu) mereka harus bisa menunjukkan zat kimia pembentuk wewangian itu juga ditemukan di tubuhnya
hal ini masih gagal dilakukan para skeptik

24 komentar:

Anonim mengatakan...

Haleluya, terpujilah Tuhan.
Tak ada yg mustahil di dalam Tuhan.
Ini suatu bukti bahwa ada perbedan antara orang yg kudus dan yg tidak.

Vendra mengatakan...

i believe karena dalam cerita-cerita agama juga sering muncul kejadian demikian, dikatakan mereka telah mencapai suatu pencerahan dan tubuh mereka wangi tanpa parfum serta awet muda.

Anonim mengatakan...

Klo mayatnya soeharto mah pasti dah busuk,,,

Anonim mengatakan...

Terpujilah Tuhan, karena kuasaNya melampaui kemampuan akal manusia. Yang mustahil bagi kita, tidak ada yang mustahil bagi Allah. Oh God, I Love You So Much.....I Believe In You....

Anonim mengatakan...

Kulitnya mengkilap...??itu apa ya?

Anonim mengatakan...

Subhanallah.. Maha Suci Allah Tuhan Sekalian Alam..!

teddy mengatakan...

pasti diberi pengawet mayat.kasihan tuh si mayat bukannya dikubur malah di pajang!kubur dwunk tu mayat

Anonim mengatakan...

jika mayatnya dikubur dalam tanah,mungkin akan menunjukkan kesan yang berbeda...

Anonim mengatakan...

wallahua'lam.....(Hanya Allah yang mengetahui)

Anonim mengatakan...

Kecuali untuk mayat nomer satu diatas(Saint Bernadette of Lourdes karena dia adalah seorang Rabbi yang suci, sehingga walaupun dikubur ditanahpun dia tidak akan membusuk), untuk jasad - jasad lain dibawahnya dimasukkan dalam salah satu labirin, atau gampangnya dimasukkan dalam peti kaca kedap udara ( hal ini berlaku juga pada pemakaman semua Paus Katholik ). Jadi baik tubuh luar maupun organ dalam tidak akan teroksidasi oleh udara sedikitpun, dengan kata lain.... mayat tersebut akan awet selama labirin tidak mengalami kebocoran.

Puji Tuhan... Untuk semua orang yang baik terhadap diri sendiri, lingkungan, dan orang lain, dengan ijin Tuhan saat dia meninggal pun jasadnya akan tetap utuh, tidak peduli dari agama apa dia berasal....

arif mengatakan...

smua ats khendak Allah,

Anonim mengatakan...

Kalau awet karena diberi bahan pengawet dan tersimpan diruangan, apa anehnya ? Bodoh sekali anda

Anonim mengatakan...

Belum tentu mereka itu suci & mulia disisi Tuhan (Allah SWT),

Firman Allah SWT:

وَلَن تَرْضَى عَنكَ الْيَهُودُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ-

“Sekali-kali tidak redha orang Yahudi dan Nasrani sehingga kamu mengikut millah (cara hidup) mereka.”
(Surah Al-Baqarah :ayat 120).

Ini 'trick' saja utk menarik umat manusia kpd kristen...


Christrrel mengatakan...

Bagaimana gak utuh,orang dikasih pengawet kok,kayak jasadnya fir,aun.Coba dikubur tanpa peti,masih utuh gak?mayat orang muslim yg dikubur jelas dikafani dan langsung kena tanahpun bnyak yg utuh,dan muslim tdak boleh diawetkan/balsem.Jdi klo utuh dikafani itu baru keajaiban,lha ini utuhnya dibalsem dan masuk dlm peti,apa bagusnya?

Anonim mengatakan...

Para Kudus di surga, doakanlah kami.. tidak ada sesuatupun atas seijin Tuhan yang akan merusakkan jasad ataupun jiwamu, tidak juga semua kata2 hujatan... semuanya hanya untuk kemuliaan Tuhan.. Alleluya! our God is an awesome God!!!

LoveJesus mengatakan...

Hanya kebenaran Tuhan Yesus, yang mengetahui orang beriman karena para Santo dan Santa sungguh melayani Tuhan sampai dianiaya dan menjadi martir. Seorang manusia pun hanya berpikir logika, mengawetkan atau ga. Jangan memprovokasi atau memanipulasi kebenaran ! terlihat bagi orang Islam yang iri sampai bilang bahwa mayat Nabi Muhammad masih hidup. Memang Nabi Muhammad seperti Santo dan Santa ?!! Santo dan Santa, tidak berpikiran untuk menikah, yang Santo dan Santa pikirkan hanyalah MELAYANI TUHAN YESUS !!

nova widia mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
nova widia mengatakan...

Buat apa kita sibuk-sibuk memamerkan dan membanggakan "keajaiban-keajaiban" mayat orang2 yang seolah-olah tetap utuh setelah lama meninggal, jika didalam kenyataannya mayat2 tersebut ternyata awet karena diawetkan, di beri lapisan Lilin, di balsem ataupun dimumikan..!! Toh kalapun ada mayat yang tetap utuh setelah lama dikuburkan didalam tanah, maka hal tersebut secara ilmiah (scientifik) dapat di pecahkan teka-tekinya, misalnya lokasi liang kubur yang mengandung tanah liat ataupun suhu udara yang sangat dingin sehingga membuat tidak terjadinya proses pembusukan mayat. Satu hal terpenting yang perlu kita taati adalah dimana Manusia itu berasal dari tanah dan harus kembali ke tanah (dikubur) setelah ia meninggal. Mengawetkan, membalsem, memberi lapisan Lilin atapun memajang mayat didalam peti kaca agar si tubuh si mayat tetap awet, hanya akan menyiksa si mayat itu sendiri, karena setelah seseorang yang telah meninggal maka ia harus segera dikembalikan kedalam tanah sebagai asalnya, alias dikuburkan, bukan diawetkan dan dipajang-pajang di peti kaca untuk kemudian ditonton oleh kita2 yang masih hidup ini..! Semoga ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA mengampuni kita, menunjukkan jalan yang benar, menghindarkan kita dari sifat munafik serta agar kita tidak terjebak didalam PEMBODOHAN MASSAL dari masa ke masa. (dari : M. Rehatta Bratislava, te Parijs Van Soematra)

Anonim mengatakan...

puji Tuhan, kita dapat melihat betapa besar kuasaNya lewat mayat para Santa/Santo yang masih utuh, walaupun sudah beratus tahun mayatnya, berkat begitu besar iman mereka sehingga Tuhan Yesus membiarkan jasad mereka tetap utuh. Tuhan Yesus ajarlah aku tuk tetap hidup menurut kehendakMu, dan tetap terpujilah namaMu sekarang dan sepanjang masa. Amen

Anonim mengatakan...


new age mengatakan...

Hakikat dari semua keberadaan adalah dari zat yang maha Kuasa maha Mulia lagi absolut.. Ajaran Kebenaran dan Kesucian Diri bukanlah di dominasi oleh satu agama... setiap manusia apapun kepercayaan yang dianutnya atau tidak berafiliasi terhadap agama resmi dunia namun menjalankan kebaikan dan memurnikan dirinya dari segala hal yang bersifat nafsu angkara dia juga akan mendapatkan kemuliaan. tidak ada kebaikan yang bersifat sia-sia dimata tuhan. peace ,,,,,

Anonim mengatakan...

Mmg Orang berhati mulia semasa hidupnya ditinggikan Allah Bapa.

Anonim mengatakan...

Msh banyak lg santo santa yang mmg tubuhnya msh utuh.ini cm bbrapa contoh.

Anonim mengatakan...

Pada dasarnya semua manusia adalah berdosa dihadapan Tuhan. Manusia sejak jatuh dalam dosa, rusak bahkan bumi dan sgala isinya pun menanggung akibat dosa. Puji Syukur, kedatangan Tuhan Yesus kedunia adalah utk menebus dosa manusia. Shg brgsiapa percaya kpd Kristua, di sucikan kembali, sebagai respon thdp penebusan para kudus tsb meresponi dengan menjaga kekudusan hidupnya, oleh krn Tuhan sudah mati bagi mrk.

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

bagi semua yang sudah membaca,harap memberi komentar apa adanya,demi menambah motivasi agar bisa menampilkan artikel yang lebih bermanfaat lagi...


Buku Tamu

Project Playlist

Nama_Blog_Anda is proudly powered by Blogger.com | @CopyRight 2008